Al-Qur'an 3.jpg

 

Pangkalan Bun (07/11/19) – Lembaga Pemasyarakatan merupakan Lembaga yang memiliki peran dalam melaksanakan pembinaan, terutama bagi orang-orang yang menjalani masa pidana yang biasanya disebut dengan WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan). Program pembinaan merupakan salah satu cara agar mendidik WBP agar nantinya mereka bisa diterima kembali di masyarakat sekitar. Kepala Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun (Kusnan) pada hari Kamis 07 November 2019 mengunjungi Blok Dahlia untuk melakukan pengawasan rutin, dalam kesempatan ini juga Kusnan meninjau pembuatan Al-Qur'an dengan diameter yang besar dan dibuat oleh salah satu Warga Binaan di Blok Santri atau Blok Minimum Security.

Kusnan juga mengatakan bahwa pembuatan Al-Qur'an dengan diameter yang besar ini sudah dimulai dari beberapa bulan yang lalu dan dibuat di kertas khusus serta dibuat dengan penuh ketelitian. Warga Binaan ini juga merupakan salah satu Santri di Pesantren At-Taubah Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun. “Ini merupakan salah satu hasil dari pembinaan kami selama ini, kami selaku petugas dan pembina cukup bangga dengan hasil seperti ini”, ucap Kusnan. Pembuatan Al-Qur'an ini sudah hampir diselesaikan dan akan diadakan pencocokan yaitu dengan mengundang Majelis Ulama Indonesia dan Kementerian Agama kabupaten Kotawaringin Barat.

Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun juga memiliki program pembinaan berupa pembuatan mandau, lukis bakar, miniatur dari kaca, lukisan kaligrafi, dan masih banyak lagi program pembinaan lainnya.  “Kami mengadakan program seperti ini agar nantinya mereka memiliki skill atau kemampuan pada saat masa pidananya telah selesai”. Tutup Kusnan. (Red-dok, Humas Kalteng, Nov ’19).

 

Al-Qur'an 4.jpgAl-Qur'an 2.jpgAl-Qur'an 1.jpg